Sunday, December 10, 2023
spot_img

Polres Sekadau Kembali Terapkan Tilang Manual, Ini Sasarannya

Hi!Sekadau – Polres Sekadau, Polda Kalbar, akan menerapkan kembali sistem tilang manual. Ada 10 sasaran pelanggaran prioritas yang akan dilakukan penindakan.

Kasat Lantas Polres Sekadau, Iptu Pandi, mengatakan tilang manual yang sempat vakum beberapa tahun belakangan ini akan kembali diterapkan. Ia mengatakan, penindakan tilang manual menyasar beberapa pelanggaran prioritas.

“Ke depan tolong masyarakat memperhatikan imbauan ini. Untuk tahap pertama kita sosialisasikan (penerapan tilang manual) kepada masyarakat dan berikutnya akan dilakukan penindakan,” ujarnya, Senin, 8 Mei 2023.

Berikut 10 pelanggaran prioritas yang akan ditindak dengan tilang manual:

1. Pengendara di bawah umur.

2. Berboncengan lebih dari satu orang.

3. Tidak menggunakan helm SNI.

4. Menggunakan ponsel saat berkendara.

5. Melawan arus.

6. Melampaui batas kecepatan.

7. Knalpot tidak standar (knalpot brong).

8. Berkendara dalam pengaruh minuman alkohol.

9. Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat tidak sesuai.

10. Over load dan over dimensi.

Polres Sekadau Akan Terapkan Kembali Tilang Manual, Ini Sasarannya (1)
Para pelajar menandatangani komitmen bersama dalam mendukung tertib berlalu lintas dan mendukung penerapan tilang manual di Sekadau. Foto: Dina Mariana/Hi!Pontianak

Untuk diketahui, sosialisasi penerapan tilang manual ini pertama kali menyasar ke SMA Karya Sekadau. Kapolres Sekadau, AKBP Suyono, bahkan bertindak sebagai pembina upacara di sekolah tersebut.

“Kehadiran kami di sini untuk menjalin silaturahmi dengan para guru dan juga pelajar,” ucap Suyono.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa Polres Sekadau akan menerapkan tilang manual. Ia berharap, para pelajar dapat memperhatikan hal tersebut demi demi terwujudnya kamtibselcarlantas di wilayah hukum Polres Sekadau.

“Dalam penilangan nanti, Polres Sekadau mengedepankan tindakan selektif prioritas. Namun, kita berikan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat,” jelasnya.

“Kenapa tilang manual ini diterapkan? Berdasarkan evaluasi angka pelanggaran lalu lintas paling banyak adalah pelajar SMP dan SMA. Sebagai generasi penerus bangsa, saya berharap para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan tidak ada yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas,” timpalnya.

Dalam sosialisasi tersebut juga dilaksanakan deklarasi komitmen bersama dalam mendukung tertib berlalu lintas dan mendukung penerapan tilang manual di Kabupaten Sekadau.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular